memang sengaja saya membuat judul tulisan ini begitu buruk , seolah
mempertanyakan imannya seseorang siapapun yang membacanya , padahal
sebenarnya pertanyaan ini sedang mengusik diri saya secara pribadi , itu
sebabnya saya mencoba menggali jawaban dari sumber kebenaran itu
sendiri yaitu alquran untuk dapat menjawab serta meluruskan pertanyaan
saya itu sendiri .ada beberapa ayat didalam alquran yang ketika untuk pertama kalinya saya mendengar dalam kajian alquran saya cukup tercengang dengan ayat itu , yaitu surat As Shura (42) ayat 51 - 53
وَمَا
كَانَ لِبَشَرٍ اَنۡ يُّكَلِّمَهُ اللّٰهُ اِلَّا وَحۡيًا اَوۡ مِنۡ
وَّرَآىٴِ حِجَابٍ اَوۡ يُرۡسِلَ رَسُوۡلًا فَيُوۡحِىَ بِاِذۡنِهٖ مَا
يَشَآءُؕ اِنَّهٗ عَلِىٌّ حَكِيۡمٌ
وَكَذٰلِكَ
اَوۡحَيۡنَاۤ اِلَيۡكَ رُوۡحًا مِّنۡ اَمۡرِنَا ؕ مَا كُنۡتَ تَدۡرِىۡ
مَا الۡكِتٰبُ وَلَا الۡاِيۡمَانُ وَلٰـكِنۡ جَعَلۡنٰهُ نُوۡرًا نَّهۡدِىۡ
بِهٖ مَنۡ نَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِنَا ؕ وَاِنَّكَ لَتَهۡدِىۡۤ اِلٰى
صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍۙ
صِرَاطِ اللّٰهِ الَّذِىۡ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الۡاَرۡضِؕ اَلَاۤ اِلَى اللّٰهِ تَصِيۡرُ الۡاُمُوۡرُ
"
dan tidaklah pernah ada bagi seorang manusia pun yang Allah
berkata-kata dengannya kecuali wahyu ataukah dari belakang hijab ataukah
Dia utus seorang rasul lalu

