يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تَتَّقُواْ ٱللَّهَ يَجۡعَل
لَّكُمۡ فُرۡقَانٗا وَيُكَفِّرۡ عَنكُمۡ سَئَِّاتِكُمۡ وَيَغۡفِرۡ
لَكُمۡۗ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ
Hai
orang-orang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah, Allah akan jadikan kepadamu Furqaan. Dan menjauhkan dirimu dari
kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai
karunia yang besar. ( Al Anfaal:29)
Urusan-urusan bisa menjadi kacau balau di dalam perasaan dan akal,
jalan2 pun bisa menjadi kacau balau dalam pandangan dan pikiran, dan
kebatilan bisa bercampur aduk di persimpangan2 jalan. Hujah atau
argumentasi bisa saja membungkam lawan, tetapi belum tentu dapat
memuaskan- bisa menjadikan orang terdiam, tetapi belum tentu menjadikan
hati dan pikiran mau mematuhinya. Perdebatan bisa menjadi tak berguna.
Dialaog dan diskusi hanya membuang tenaga dengan sia2.
Demikianlah
bila tidak terdapat ketakwaan dalam hati. Apabila ada ketakwaan maka
akal akan bersinar, kebenaran menjadi jelas, jalan2 menjadi terang
benderang, kalbu menjadi tenteram, hati menjadi tenang dan kaki pun
menjadi mantap dan teguh di jalan Allah.
Sungguh, inilah
hakekat sebenarnya, bahwa takwa kepada Allah itu menjadi furqon di
dalam hati, yang menerangi jalan yang berbelok-belok, miring, dan
mendaki. akan tetapi hakekat ini tak di ketahui kecuali oleh orang yang
merasakannya secara praktis, karena kebenaran itu tidaklah samar bagi
fitrah. fitrah itu di ciptakan dengan kebenaran, dan dengan kebenaran
pula di ciptakan langit dan bumi. Akan tetapi, hawa nafsulah yang
menebarkan kegelapan, menghalangi pandagan , dan mengelapkan jalan, dan
menyamarkan jejak.
Hawa nafsu tak dapat di tolak dengan argumentasi.
ia hanya dapat di tolak dengan takwa, rasa takut kepada Allah, dan
kesadaran bahwa ia di awasi oleh Allah baik ketika bersembunyi atau di
hadapan orang lain. Karena itu, hanya Furqon lah "daya pembeda" inilah yang
dapat menerangi mata batin, menghilangkan kesamaran, dan menerangi
jalan iman .
Sungguh ini merupakan sesuatu yang tak
ternilai harganya. pemberian yang sangat besar yang tidak dapat
melakukannya kecuali Allah yang maha Pemurah dan memiliki karunia yang
besar
sumber tulisan Riko Syafei
Tidak ada komentar:
Posting Komentar