ﻗُﻞْ ﻫَﻞْ ﻣِﻦ ﺷُﺮَﻛَﺎٓﺋِﻜُﻢ ﻣَّﻦ ﻳَﻬْﺪِﻯٓ ﺇِﻟَﻰ ٱﻟْﺤَﻖِّ ۚ ﻗُﻞِ ٱﻟﻠَّﻪُ
ﻳَﻬْﺪِﻯ ﻟِﻠْﺤَﻖِّ ۗ ﺃَﻓَﻤَﻦ ﻳَﻬْﺪِﻯٓ ﺇِﻟَﻰ ٱﻟْﺤَﻖِّ ﺃَﺣَﻖُّ ﺃَﻥ
ﻳُﺘَّﺒَﻊَ ﺃَﻣَّﻦ ﻻَّ ﻳَﻬِﺪِّﻯٓ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﻳُﻬْﺪَﻯٰ ۖ ﻓَﻤَﺎ ﻟَﻜُﻢْ ﻛَﻴْﻒَ
ﺗَﺤْﻜُﻤُﻮﻥَ
Katakanlah: "Apakah sekutu-sekutumu adalah yang menunjuki kepada kebenaran ? " Katakanlah: "Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran". Maka manakah yang lebih berhak
diikuti, yang
membimbing kepada kebenaran itukah, ataukah yang tidak mampu
membimbing bahkan perlu di bimbing? Maka mengapa kamu (berbuat
demikian)? Bagaimanakah kamu mengambil keputusan? - Yunus (10) 35
Ini
diminta kepada Nabi Muhammad dan kepada kita sebenarnya, katakanlah:
kata Allah, dan tanyakanlah apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang
membimbing kepada kebenaran? Katakanlah: "Allah-lah yang menunjuki
kepada kebenaran". Bagaimana mungkin mereka bisa menunjukkan kebenaran,
sementara mereka adalah sama-sama makhluk dengan kamu. Mereka juga
tidak tau yang ghaib, sementara Allah tahu yang zahir dan yang bathin,
tahu yang sedang terjadi dan yang akan terjadi, dan tahu yang
tersembunyi. Allah-lah yang tahu kebenaran itu. Kebenaran oleh manusia
itu hanyalah menurut ukuran dan pendapat-pendapatnya masing-masing.
Maka manakah yang lebih berhak diikuti, Tuhan yang membimbing kepada
kebenaran itu, ataukah orang yang tidak mampu membimbing bahkan perlu di
bimbing?Dalam surat lain Allah juga telah menjelaskan kepada kita, di dalam Surat Al-'An`ām ayat 19 -
ﻗُﻞْ ﺃَﻯُّ ﺷَﻰْءٍ ﺃَﻛْﺒَﺮُ ﺷَﻬَٰﺪَﺓً ۖ ﻗُﻞِ ٱﻟﻠَّﻪُ ۖ ﺷَﻬِﻴﺪٌۢ ﺑَﻴْﻨِﻰ
ﻭَﺑَﻴْﻨَﻜُﻢْ ۚ ﻭَﺃُﻭﺣِﻰَ ﺇِﻟَﻰَّ ﻫَٰﺬَا ٱﻟْﻘُﺮْءَاﻥُ ﻷُِﻧﺬِﺭَﻛُﻢ ﺑِﻪِۦ
ﻭَﻣَﻦۢ ﺑَﻠَﻎَ ۚ ﺃَﺋِﻨَّﻜُﻢْ ﻟَﺘَﺸْﻬَﺪُﻭﻥَ ﺃَﻥَّ ﻣَﻊَ ٱﻟﻠَّﻪِ ءَاﻟِﻬَﺔً
ﺃُﺧْﺮَﻯٰ ۚ ﻗُﻞ ﻻَّٓ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ۚ ﻗُﻞْ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻫُﻮَ ﺇِﻟَٰﻪٌ ﻭَٰﺣِﺪٌ
ﻭَﺇِﻧَّﻨِﻰ ﺑَﺮِﻯٓءٌ ﻣِّﻤَّﺎ ﺗُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ
Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah:
"Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quran ini
diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu
dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quran (kepadanya). Apakah
sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?"
Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah
Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang
kamu persekutukan (dengan Allah)".
Kemudian di dalam Surat At-Tawbah ayat 31 Allah mengatakan -
Kemudian di dalam Surat At-Tawbah ayat 31 Allah mengatakan -
ٱﺗَّﺨَﺬُﻭٓا۟ ﺃَﺣْﺒَﺎﺭَﻫُﻢْ ﻭَﺭُﻫْﺒَٰﻨَﻬُﻢْ ﺃَﺭْﺑَﺎﺑًﺎ ﻣِّﻦ ﺩُﻭﻥِ ٱﻟﻠَّﻪِ
ﻭَٱﻟْﻤَﺴِﻴﺢَ ٱﺑْﻦَ ﻣَﺮْﻳَﻢَ ﻭَﻣَﺎٓ ﺃُﻣِﺮُﻭٓا۟ ﺇِﻻَّ ﻟِﻴَﻌْﺒُﺪُﻭٓا۟
ﺇِﻟَٰﻬًﺎ ﻭَٰﺣِﺪًا ۖ ﻻَّٓ ﺇِﻟَٰﻪَ ﺇِﻻَّ ﻫُﻮَ ۚ ﺳُﺒْﺤَٰﻨَﻪُۥ ﻋَﻤَّﺎ
ﻳُﺸْﺮِﻛُﻮﻥَ
Mereka menjadikan
orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah
dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka
hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak
disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
Tanpa disadari ada yang lain yang mereka jadikan Tuhan disamping Allah yang menunjukkan kepada mereka kepada kebenaran. Padahal mereka itu perlu pula di bimbing , mereka perlu petunjuk kepada kebenaran yang haq . Bukankah terlihat jelas Nabi Muhammad SAW di bimbing langsung oleh Allah SWT ? Yaitu dengan diturunkannya Alquran kepada beliau . Beliau tidak bisa membimbing manusia kepada kebenaran yang sesungguhnya . Maka Allah turunkan kepada beliau Alquran ini melalui Malaikat Jibril dengan berangsur-angsur, maka di ajarkan kepada Nabi Muhammad tentang syari’at-syari’at Nya . Maka Nabi Muhammad diperintahkan membaca Alquran pada tengah malam, turunlah hikmah, turunlah perkataan yang berat , itulah Alquran.
Maka Allah menyindir kepada kita semua, mengapa kamu berbuat demikian ? menjadikan manusia manusia sebagai pembimbing padahal mereka itu perlu juga di bimbing. Maka Bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
Tanpa disadari ada yang lain yang mereka jadikan Tuhan disamping Allah yang menunjukkan kepada mereka kepada kebenaran. Padahal mereka itu perlu pula di bimbing , mereka perlu petunjuk kepada kebenaran yang haq . Bukankah terlihat jelas Nabi Muhammad SAW di bimbing langsung oleh Allah SWT ? Yaitu dengan diturunkannya Alquran kepada beliau . Beliau tidak bisa membimbing manusia kepada kebenaran yang sesungguhnya . Maka Allah turunkan kepada beliau Alquran ini melalui Malaikat Jibril dengan berangsur-angsur, maka di ajarkan kepada Nabi Muhammad tentang syari’at-syari’at Nya . Maka Nabi Muhammad diperintahkan membaca Alquran pada tengah malam, turunlah hikmah, turunlah perkataan yang berat , itulah Alquran.
Maka Allah menyindir kepada kita semua, mengapa kamu berbuat demikian ? menjadikan manusia manusia sebagai pembimbing padahal mereka itu perlu juga di bimbing. Maka Bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
Sumber Tulisan Adriman Maasin
edit by. Hamba Sahaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar