Kamis, 13 November 2014

Hati Yang Keras membatu

أَلَمۡ يَأۡنِ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَن تَخۡشَعَ قُلُوبُهُمۡ لِذِكۡرِ ٱللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ ٱلۡحَقِّ وَلَا يَكُونُواْ كَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلُ فَطَالَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡأَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوبُهُمۡۖ وَكَثِيرٞ مِّنۡهُمۡ فَٰسِقُونَ   ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ يُحۡيِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَاۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya. (57: 16-17)
Apalagikah yang sedang di tunggu oleh orang-orang mukmin yang masih menunda-nunda itu untuk segera tanggap, berubah, dan berbuat. Bukankah ayat-ayat Allah sebagai rahmat telah datang menghampiri mereka, untuk menghidupkan hati dan menumbuhkan diri mereka!. Lantas, petunjuk dari siapa lagi yang sedang mereka tunggu? Ataukah, mereka ragu bahwa Allah telah menurunkan wahyu pada saat yang tidak tepat, sedangkan mereka belum lagi dalam keadaan siap.
Sungguh, tempat yang paling tandus di bumi ini yang tak dapat hidup apapun di atasnya bukanlah di gurun-gurun pasir yang panas dan kering itu. Karena, jika Allah menghendaki menurunkan hujan sebagai Rahmat-Nya, maka akan hidup dan tumbuhlah berbagai Jenis tanaman, hewan dan manusia. Tetapi, kalbu-kalbu orang-orang ahlul kitab itu lebih tandus lagi dari gurun-gurun pasir yang terik itu, karena ia adalah kalbu yang keras dan mati. Sungguhpun Allah telah merahmati mereka dengan menurunkan ayat-ayat-Nya sebagai Ruh yang dapat menghidupkan hati. Namun, tetap saja hati itu tak merespon, tak ada iman dan amal yang dapat hidup dan tumbuh di atasnya
Allahlah yang menciptakan hati manusia dan menjelaskan hakikat tentangnya. Sungguh,, tidak ada yang di tunggu-tunggu oleh orang-orang yang menunda-nunda itu kecuali mengerasnya hati-hati mereka, sebagaimana telah mengerasnya hati-hati orang-orang ahlul kitab sebelum mereka. Tidakkah berguna bagi kalian akal itu.., wahai orang-orang yang mengaku beriman!!
Buya Riko
Surabaya , 13 Nov 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar