Sabtu, 06 Desember 2014

Iman Yang Dusta


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ    كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ 
       إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. (As-Shaff:2-4)

Sesungguhnya risalah Islam itu adalah amanah dari Allah. Amanah yang di pikul oleh Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya. Sehingga, dengan menjadi seorang muslim berarti seseorang sebenarnya tengah membawa misi dari Allah. Yakni,untuk membebaskan seluruh manusia dari penyembahan kepada sesama hamba hingga seluruh manusia hanya menyembah kepada Allah saja. Dan mengembalikan seluruh kekuasaan dan kedaulatan itu hanya kepada-Nya
Sungguh, Dia benci dengan seorang yang mengaku muslim dan beriman bahwa Muhammad itu Rasulullah tetapi ia lebih suka sendirian. Ia beriman sendirian, beramal sendirian,dan tidak mau masuk dalam barisan. Ia engan memikul beban tugas itu, Maka, sesungguhnya ia telah berdusta atas apa yang ia katakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar