Eksistensi manusia dan alam semesta ini sesungguhnya hakikatnya tak ada sama sekali , semuanya itu semu , semuanya itu fana , karena sesungguhnya yang ada hanyalah keberadaan Allah semata , Dia lah sumber dari segala sumber , Dia lah cahaya daripada segala cahaya yang ada , Dia lah asal dari segala kehidupan yang ada dialam semesta raya ini .
Alam semesta semuanya mengenali-Nya , itu sebabnya seluruh alam semesta ini tunduk dan patuh kepada segala apa yang telah menjadi ketentuan dan kehendak Nya , patuh kepada aturan Nya , karena alam semesta ini baik apa-apa yang ada dilangit maupun apa-apa yang ada
dibumi ini mengenali Nya , paham betul siapa mereka dan siapa Allah . Dia lah yang Awal dan Dia pula yang Akhir , baik yang jelas nampak maupun sesuatu yang tersembunyi , inilah hakikat sesungguhnya dari segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini , tak ada satupun yang diusahakan oleh manusia , tak ada satupun yang dimiliki oleh manusia , baik itu harta , jiwa , kekuatan , pikiran , apapun semuanya itu , segala sesuatu yang terjadi karena disitu ada kehendak Allah . " wa maa tasyauna illa ayya asa allah " , inilah hakikat sesungguhnya , siapapun yang mengenal hakikat ini pasti dia akan men tasbih kan Allah seraya memuji Nya , tunduk patuh dengan apa yang telah menjadi ketentuan dan kehendak Nya , sebagaimana alam semesta ini .
dibumi ini mengenali Nya , paham betul siapa mereka dan siapa Allah . Dia lah yang Awal dan Dia pula yang Akhir , baik yang jelas nampak maupun sesuatu yang tersembunyi , inilah hakikat sesungguhnya dari segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan ini , tak ada satupun yang diusahakan oleh manusia , tak ada satupun yang dimiliki oleh manusia , baik itu harta , jiwa , kekuatan , pikiran , apapun semuanya itu , segala sesuatu yang terjadi karena disitu ada kehendak Allah . " wa maa tasyauna illa ayya asa allah " , inilah hakikat sesungguhnya , siapapun yang mengenal hakikat ini pasti dia akan men tasbih kan Allah seraya memuji Nya , tunduk patuh dengan apa yang telah menjadi ketentuan dan kehendak Nya , sebagaimana alam semesta ini .
Inilah hakikat daripada iman , inilah hakikat sesungguhnya dari aqidah " Laa Ilaaha Illallah " , hakikat dari menjadikan Allah sebagai Ilahnya , menjadikan Allah sebagai Rabbnya , dan menjadikan Allah sebagai Maliknya dalam segala kehidupan yang meliputi dirinya . Menjadi wujud setiap apa yang menjadi kehendakNya dalam kehidupan itulah " Shadiqun " yaitu orang orang yang membenarkan setiap kalam kalam Allah didalam Alquran dan merealisasikan dalam kehidupannnya yang nyata , tiada keraguan , tiada rasa was was , dan bersegera mewujudkannya tanpa menunggu dari manusia manusia yang lainnya .
kalau manusia manusia lain yang tidak mengenal hakikat sesungguhnya dalam kehidupan , maka mereka akan memandang bahwa kehidupan itu hanyalah didunia ini saja , segala motivasi hidupnya hanyalah persoalan perolehan kehidupan dunia ini , tak ada satupun kesungguhan untuk memperoleh kehidupan yang baik kelak diakhirat , kalaupun ada seolah olahnya itu tak lebih daripada prasangka saja , seolah olah dia beriman , seolah olah dia telah yakin akan mendapatkan cahaya pertolongan kelak diakhirat , namun kenyataannya bahkan Allah sendiri menggambarkan didalam surat Al Hadid ini sebagai orang munafik , karena kalbu (hati) mereka tak terpaut sedikitpun kepada Allah , kepada orang orang yang beriman , kepada aqidahnya , kepada bersungguh sungguh memperjuangkan dien Allah ini , karena mereka ragu , mereka tak percaya , mereka lebih suka akan kehidupan dunia dan segala sesuatu hanyalah diukur berdasarkan kehidupan dunia ini saja .
Inilah sedikit hikmah yang terambil dari kajian Surat Al Hadid , bagi siapa saja yang mau mendengarkan kajian ini secar langsung bisa langsung di dengarkan disini dalam beberapa kali kajian secara bertahap .
Kajian Surat Al Hadid Ayat 1 sampai dengan ayat 10
Kajian Surat Al Hadid Ayat 11 sampai dengan ayat 20
Kajian Surat Al Hadid Ayat 16 sampai dengan ayat 29
Kajian Surat Al Hadid Ayat 25 sampai dengan ayat 29
Kajian Surat Al Hadid Ayat 25 sampai dengan ayat 29

Tidak ada komentar:
Posting Komentar