Jumat, 26 Desember 2014

Segalanya Hanyalah Kehendak Allah

 ﺃَﻟَﻢْ ﻳَﺮَﻭْا۟ ﺇِﻟَﻰ ٱﻟﻂَّﻴْﺮِ ﻣُﺴَﺨَّﺮَٰﺕٍ ﻓِﻰ ﺟَﻮِّ ٱﻟﺴَّﻤَﺎٓءِ ﻣَﺎ ﻳُﻤْﺴِﻜُﻬُﻦَّ ﺇِﻻَّ ٱﻟﻠَّﻪُ ۗ ﺇِﻥَّ ﻓِﻰ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻻَءَﻳَٰﺖٍ ﻟِّﻘَﻮْﻡٍ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ
Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang dimudahkan terbang diangkasa bebas. Tidak ada yang menahannya selain daripada Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang beriman. (16:79)

Terkadang manusia berangan-angan ingin bisa hidup bebas lepas laksana burung, tak ingin ada aturan yang akan menahan dan mengekang kebebasannya. Padahal, sejauh-jauh burung terbang tetap saja akan kembali ke sarangnya. Demikianlah Ketentuan-Ketentuan Allah membatasi dan mengatur kehidupan yang mesti di jalani oleh setiap makhluk-Nya.
Kebanyakan manusia bersikap sombong tanpa rasa takut kepada Allah. Dia enggan kalau kehidupannya mesti di atur oleh Ketentuan-Ketentuan Allah. Dia merasa, dirinya amat besar dan tinggi melebihi gunung. Dia merasa hebat dan memiliki kekuatan yang paling besar di muka bumi. Padahal, burung pipit yang kecil memiliki kekuatan yang jauh melebihi kekuatan manusia, ataupun kebanyakan makhluk-makhluk besar lainya di muka bumi. Bahkan, bumi sendiri tak memiliki kekuatan untuk mampu menahannya sekiranya ia ingin terbang kemana yang ia suka, sedangkan manusia tak mampu melepaskan diri dari jeratan dan tarikan bumi.
Sungguh, semua kekuatan itu hanya milik Allah semata. Dan, akan Dia berikan kepada siapa saja yang di kehendaki-Nya tanpa ada yang mampu mencegahnya. Sekiranya Allah memberi kekuatan kepada orang-orang yang memusuhi agama-Nya. Maka, hendaklah orang-orang beriman bersabar dan tidak bersikap jahil dalam memahaminya.

sumber tulisan Riko Syafei

Tidak ada komentar:

Posting Komentar