وَمَا خَلَقۡنَا ٱلسَّمَآءَ وَٱلۡأَرۡضَ وَمَا بَيۡنَهُمَا لَٰعِبِينَ لَوۡ أَرَدۡنَآ أَن نَّتَّخِذَ لَهۡوٗا لَّٱتَّخَذۡنَٰهُ مِن لَّدُنَّآ إِن كُنَّا فَٰعِلِينَبَلۡ نَقۡذِفُ بِٱلۡحَقِّ عَلَى ٱلۡبَٰطِلِ فَيَدۡمَغُهُۥ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٞۚ وَلَكُمُ ٱلۡوَيۡلُ مِمَّا تَصِفُونَ
Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main .Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan, tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami . Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya).Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).21; 16-18)
Sesungguhnya risalah Islam ini adalah haq dan sungguh-sungguh, sebagaimana seluruh alam semesta ini adalah haq dan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, tidak ada tempat untuk bermain-main dalam menghadapi risalah ini.
karenanya aqidah merupakan rekomendasi untuk berhubungan dengan alam semesta yang besar ini. Hukum yang selalu akan berlaku adalah bahwa al-haq pada akhirnya pasti menang dan kebatilan akan musnah. Pasalnya, al-haq
merupakan kaedah dasar dari alam semesta ini dan unsur yang menyusun wujudnya, sedang kemenangan merupakan pengaturan hukum Allah yang tidak main-main.
merupakan kaedah dasar dari alam semesta ini dan unsur yang menyusun wujudnya, sedang kemenangan merupakan pengaturan hukum Allah yang tidak main-main.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar