إِنۡ أَتَّبِعُ إِلَّا مَا
يُوحَىٰٓ إِلَيَّۚ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلۡأَعۡمَىٰ وَٱلۡبَصِيرُۚ أَفَلَا
تَتَفَكَّرُونَ
'...Aku
tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku. Katakanlah:
"Apakah sama orang yang buta dengan yang melihat?" Maka apakah kamu
tidak memikirkannya'
( al An'Am 50)
Di manakah sebenarnya letak
logika dan berpikir menurut Alquran? kalo landasan perbuatan Rasulullah
semata-mata hanya wahyu saja , lalu !! apa yg di maksud dengan berpikir
menurut ayat ini ?Berpikir adalah sesuatu yang di perintahkan dan di dorong oleh Alquran. Namun, berpikir yang di maksud adalah berpikir yang benar sesuai pengarahan wahyu, berada di atas wahyu itu dalam keadaan melihat dengan terang.
Bukan sekedar berpikir yang merangkak dalam kegelapan dan kebutaan tanpa adanya petunjuk dan penuntun dari kitab Allah yang menerangi.
Akal manusia jika di sertai wahyu Allah dan petunjuk-Nya, akan menjadi awas dan teliti. Sedangkan bila berjalan sendiri dan meninggalkan wahyu Allah, maka dia akan menjadi buta, dan ketika ia bergerak dalam lingkup wahyu, tidak berarti bergerak dalam ruang lingkup yang sempit. Namun, bergerak dalam lingkup yang luas sekali. Yaitu, bergerak dalam lingkup wujud ini seluruhnya, yang merangkum alam yang terlihat juga alam gaib. Sebagaimana juga merangkum kedalaman jiwa, lingkup peristiwa dan seluruh bidang kehidupan.
Wahyu tidaklah menghalangi akal sedikitpun. Ia hanya menjaganya dari kekurangan-kekurangan alaminya. juga dari kelemahan yang di akibatkan oleh tekanan-tekanan yang di rasakannya yang berasal dari hawa nafsu, syahwat dan kecenderungan-kecenderungan pribadi!. Setelah itu mendorongnya bergerak dan aktif secara dinamis, dan memberikan kaedah-kaedah baginya yang menjamin kelurusannya dalam menggarap ilmu pengetahuan dan kelurusannya dalam kehidupan realistis yang dia jalani sesuai dengan syariat Allah. Sehingga dia tidak mengalami tekanan realitas yang dapat menyelewengkan prinsip-prinsip dan metodenya...
KARENA AKAL MANUSIA , DI BERIKAN OLEH ALLAH AGAR SELALU DI PERGUNAKAN DAN DI GERAKKAN DALAM KENDALI WAHYU DAN PETUNJUK RABBANI SEHINGGA TIDAK SESAT DAN MENYIMPANG.
Sumber Tulisan Riko Syafei
Tidak ada komentar:
Posting Komentar